Siapa Sangka, Peserta Karnaval di Lumajang Ini adalah Kaum Difabel

Minggu, 02-09-2018 - 08:23 WIB Siswa SLB Harapan Putra Bangsa saat mengikuti Karnaval Desa Tekung. (Foto: Pawitra/JatimTIMES) Siswa SLB Harapan Putra Bangsa saat mengikuti Karnaval Desa Tekung. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)

LUMAJANGTIMES – Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang menggelar pawai karnaval memperingati HUT RI ke-73 tahun.

Yang menarik,  karnaval umum kali ini diikuti peserta siswa SLB Harapan Putra Bangsa, Tekung, Lumajang.

Puluhan siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) ini berdandan dengan kostum kreasi mengambil tema Loss Carnival dan menampilkan ragam kreasi seni lainnya (1/9/2018).

Kepala Sekolah SLB Harapan Putra Bangsa, Endang Purwaningsih, S. Pd., M.M. mengatakan pihaknya mengikuti karnaval untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) punya semangat dalam belajar dan berkreasi.

"Melalui karnaval ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa murid difabel juga punya bakat dan potensi yang bisa dikembangkan, kita harus memberi kesempatan dan dukungan bagi mereka," tambahnya.

Lewat keikutsertaannya dalam karnaval kali ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk bersama mewujudkan Lumajang Kabupaten Inklusi atau Masyarakat Ramah Difabel.

"Bagi masyarakat yang memiliki anak penyandang disabilitas juga tidak perlu minder, tumbuhkan kepercayaan diri pada mereka dengan memberikan kesempatan belajar dan berkreatifitas," papar peraih Penghargaan KS SLB Berprestasi se-Provinsi Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, Endah menekankan pentingnya kaum difabel mendapatkan hak bersosialisasi, mendapatkan pendidikan dan keterampilan sebagai bekal di kemudian hari.

Pewarta : Pawitra Huda Pradana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close